Translate

Minggu, 23 November 2025

ADAB-ADAB DALAM MASJID & DALIL LENGKAP

ADAB-ADAB DALAM MASJID & DALIL LENGKAP
1. Masuk Masjid dengan Niat Ibadah
Dalil Qur’an
“Dan bahwasanya masjid-masjid itu milik Allah, maka janganlah kamu menyembah kepada siapa pun selain Allah.”
(QS. Al-Jinn 72:18)
→ Menunjukkan bahwa masuk masjid harus dengan niat ibadah, bukan tujuan duniawi.
Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya amal tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari Muslim)
Ijma’
Para ulama sepakat bahwa ibadah hanya sah dengan niat, termasuk ibadah yang dilakukan di masjid.
Qiyas
Masuk masjid dianalogikan seperti masuk tempat suci untuk haji/umrah yang juga dimulai dengan niat ibadah.
Kisah Sahabat
Para sahabat ketika masuk masjid langsung tekun dalam zikir atau shalat, tidak berbicara perkara dunia. (Disebutkan dalam riwayat tentang para sahabat di Masjid Nabawi).
2. Membaca Doa Masuk Masjid
Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila seseorang masuk masjid, hendaklah ia membaca: Allahummaf tah li abwaba rahmatik.”
(HR. Muslim)
3. Mengerjakan Shalat Tahiyyatul Masjid
Hadis
“Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, jangan duduk sebelum shalat dua rakaat.”
(HR. Bukhari Muslim)
Ijma’
Para ulama sepakat bahwa Tahiyyatul Masjid adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).
Kisah Sahabat
Ketika seorang sahabat masuk masjid pada hari Jumat, Rasulullah ﷺ memerintahkannya shalat dua rakaat meskipun khutbah sedang berlangsung. (HR. Muslim)
4. Menjaga Kebersihan dan Wangi
Dalil Qur’an
“Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang indah di setiap (memasuki) masjid.”
(QS. Al-A’raf 7:31)
Hadis
“Siapa yang makan bawang putih, bawang merah, maka jangan mendekati masjid kami…”
(HR. Bukhari Muslim)
Kisah Sahabat
Umar bin Khattab pernah melarang orang yang bau untuk masuk masjid. (Diriwayatkan Ibn Abi Syaibah)
5. Tidak Meninggikan Suara
Dalil Qur’an
“Janganlah kalian mengangkat suara di atas suara Nabi.”
(QS. Al-Hujurat 49:2)
→ Ulama mengqiyaskan larangan mengganggu Nabi dengan mengganggu orang shalat dan mengaji di masjid.
Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Janganlah sebagian kalian mengangkat suara mengalahkan yang lain dalam membaca Al-Qur’an.”
(HR. Abu Dawud)
Kisah Sahabat
Umar memarahi dua orang yang mengangkat suara di Masjid Nabawi, dan mengatakan:
“Andai kalian penduduk Madinah, pasti aku pukul kalian.”
(Riwayat Malik dalam Al-Muwaththa’)
6. Tidak Melangkahi Bahu Jamaah
Hadis
Rasulullah ﷺ melihat seseorang melangkahi pundak orang lain, lalu bersabda:
“Duduklah! Engkau mengganggu.”
(HR. Abu Dawud)
Ijma’
Ulama sepakat bahwa melangkahi pundak jamaah tanpa alasan syar’i adalah makruh tahrim (sangat dibenci).
7. Tidak Berjualan atau Mengumumkan Barang Hilang
Hadis
“Jika kamu melihat orang berjual beli di masjid, katakan: Semoga Allah tidak memberi keuntungan pada daganganmu.”
(HR. Tirmidzi)
“Jika kamu mendengar orang mencari barang hilang di masjid, katakan: Semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu.”
(HR. Muslim)
Ijma’
Masjid bukan tempat transaksi dunia. Kesepakatan ulama empat mazhab.
Kisah Sahabat
Umar bin Khattab pernah mengusir orang yang menjadikan masjid tempat bisnis. (Riwayat Ibn Abi Syaibah)
8. Duduk dengan Tenang dan Tidak Main-main
Dalil Hadis
“Masjid dibangun bukan untuk hal-hal ini.”
(HR. Muslim, tentang orang yang berjual beli dan membuat keributan)
Qiyas
Masjid adalah tempat suci → dianalogikan dengan tempat ibadah khusus yang harus dijaga kehormatannya.
9. Tidak Mengganggu dengan Bau Badan, Rokok, atau Parfum Menyengat
Hadis
“Malaikat terganggu oleh apa yang mengganggu manusia.”
(HR. Muslim)
→ Bau tidak sedap atau parfum yang menyengat mengganggu jamaah dan malaikat.
10. Keluar Masjid dengan Doa
Hadis
Doa keluar masjid:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
“Ya Allah, aku memohon karunia-Mu.”
(HR. Muslim)
11. Memakmurkan Masjid
Dalil Qur’an
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”
(QS. At-Taubah 9:18)
Hadis
“Amalan paling dicintai Allah adalah shalat pada waktunya dan memakmurkan masjid.”
(HR. Ahmad)
Kisah Sahabat
Para sahabat Anshar tiap hari hadir ke masjid untuk shalat, menuntut ilmu, dan mengurus kebersihan masjid.
12. Perempuan Menjaga Aurat dan Tidak Memakai Wewangian Berlebihan
Hadis
“Perempuan mana yang memakai wangi-wangian lalu pergi ke masjid, maka shalatnya tidak diterima hingga ia mandi.”
(HR. Abu Dawud)
13. Mengawasi Anak-anak
Hadis
“Jauhilah banyak berbicara dalam masjid.”
(HR. Al-Baihaqi)
Ulama memahami termasuk tidak membiarkan anak berlarian dan membuat kegaduhan.
SIMPULAN IJMA’ ULAMA
Para ulama berijma' bahwa masjid adalah tempat ibadah yang harus dijaga kehormatannya, tidak boleh dipakai:
transaksi
bicara dunia berlebihan
mengganggu jamaah
membawa najis
membuat gaduh
Jika Anda Mau
Saya bisa buatkan: 📌 Poster “Adab Masjid” siap cetak
📌 Text ceramah 7–10 menit
📌 Brosur kajian ringkas
📌 Versi bahasa Jawa atau bahasa Arab
Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar