Berikut 20 adab penting ketika berada di Masjidil Haram yang dijelaskan oleh para ulama dalam kitab fiqih seperti Al-Majmu’ (Imam Nawawi), Al-Mughni (Ibnu Qudamah), Fiqh Sunnah, dan kitab manasik haji. Banyak jamaah sering tidak memperhatikan adab-adab ini.
20 Adab Penting di Masjidil Haram
1. Masuk dengan kaki kanan
Disunnahkan masuk masjid dengan kaki kanan sambil membaca doa.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إذا دخل أحدكم المسجد فليقل: اللهم افتح لي أبواب رحمتك
“Jika kalian masuk masjid maka bacalah:
Allahummaftah li abwaba rahmatik (Ya Allah bukakanlah pintu rahmat-Mu).”
(HR Muslim)
2. Masuk dengan hati yang penuh pengagungan
Masjidil Haram adalah tempat paling mulia di bumi.
Allah berfirman:
وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ
“Siapa yang mengagungkan syiar Allah maka itu dari ketakwaan hati.”
(QS Al-Hajj 32)
3. Tidak meninggikan suara
Allah berfirman:
لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ
“Jangan kalian meninggikan suara.”
(QS Al-Hujurat 2)
Di masjid dianjurkan berbicara dengan suara lembut.
4. Tidak berbicara hal sia-sia
Masjid adalah tempat:
dzikir
shalat
membaca Al-Qur’an
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Masjid dibangun untuk dzikir kepada Allah dan shalat.”
(HR Muslim)
5. Memperbanyak thawaf
Para ulama mengatakan jika tidak shalat wajib maka dianjurkan memperbanyak thawaf.
Ibnu Taimiyah berkata:
“Thawaf lebih utama daripada shalat sunnah bagi orang yang datang dari luar Makkah.”
6. Memperbanyak dzikir
Dzikir yang dianjurkan:
Subhanallah
Alhamdulillah
Allahu Akbar
La ilaha illallah
Astaghfirullah
7. Membaca Al-Qur’an
Masjid adalah tempat terbaik membaca Al-Qur’an.
Sebagian ulama salaf bisa khatam berkali-kali di Masjidil Haram.
8. Tidak menyakiti jamaah lain
Allah berfirman:
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ
“Orang yang menyakiti kaum mukminin…”
(QS Al-Ahzab 58)
Contoh pelanggaran:
mendorong saat thawaf
marah kepada jamaah
9. Menjaga pandangan
Masjid adalah tempat ibadah.
Allah berfirman:
قُلْ لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ
“Katakan kepada orang beriman agar mereka menundukkan pandangan.”
(QS An-Nur 30)
10. Tidak mengambil foto berlebihan
Ini sering menghilangkan kekhusyukan ibadah.
Ulama menasihatkan agar fokus ibadah, bukan dokumentasi.
11. Tidak lewat di depan orang shalat
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seandainya orang yang lewat di depan orang shalat tahu dosanya, ia lebih baik berdiri 40 (tahun) daripada lewat di depannya.”
(HR Bukhari Muslim)
12. Tidak duduk sebelum shalat tahiyatul masjid
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika salah seorang masuk masjid jangan duduk sampai shalat dua rakaat.”
(HR Bukhari Muslim)
Namun jika langsung thawaf maka thawaf menggantikan tahiyatul masjid.
13. Tidak berjualan di masjid
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika kalian melihat orang berjual beli di masjid maka katakan: semoga Allah tidak memberi keuntungan pada daganganmu.”
(HR Tirmidzi)
14. Tidak mencari barang hilang dengan suara keras
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa mencari barang hilang di masjid maka katakan: semoga Allah tidak mengembalikannya.”
(HR Muslim)
15. Menjaga kebersihan
Allah berfirman:
وَطَهِّرْ بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ
“Sucikan rumah-Ku untuk orang yang thawaf.”
(QS Al-Hajj 26)
16. Tidak tidur berlebihan
Jika di Masjidil Haram sebaiknya waktu digunakan untuk:
shalat
dzikir
Qur’an
thawaf
17. Tidak berdesakan mencium Hajar Aswad
Umar bin Khattab berkata:
“Jangan kalian menyakiti kaum muslimin.”
Jika penuh maka cukup isyarat tangan.
18. Ikhlas dalam ibadah
Allah berfirman:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
“Tidaklah mereka diperintah kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan ikhlas.”
(QS Al-Bayyinah 5)
19. Menghindari perdebatan
Allah berfirman tentang haji:
فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ
“Tidak boleh rafats, kefasikan, dan perdebatan dalam haji.”
(QS Al-Baqarah 197)
20. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin
Para ulama mengatakan:
Waktu di Masjidil Haram sangat mahal.
Ibnu Mas’ud berkata:
“Penyesalan terbesar di hari kiamat adalah waktu yang terbuang tanpa dzikir kepada Allah.”
Nasihat Ulama untuk Jamaah Umrah
Imam Ibnu Qudamah berkata:
“Orang yang datang ke Baitullah hendaknya menyibukkan diri dengan thawaf, shalat, dzikir, doa, dan membaca Al-Qur’an.”
✅ Kesimpulan
Adab utama di Masjidil Haram:
Mengagungkan tempat suci
Tidak menyakiti jamaah
Memperbanyak ibadah
Menjaga akhlak
Menghindari kesia-siaan
Karena setiap detik di sana pahalanya sangat besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar