FADHILAH SURAT AL ISRO’ AYAT 110-111
قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ
ادْعُوا الرَّحْمَنَ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى وَلَا تَجْهَرْ
بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا (110) وَقُلِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي
الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا (111)
Membentengi rumah dari pencuri:
Dari Ibnu Abbas r.huma
Rasululloh SAW pernah ditanya mengenai
maksud firman Alloh SWT dalam surat Al Isro’ ayat 110-111,Rasululloh SAW
menjawab:”Ayat tersebut adalah jaminan keamanan dari pencurian”.Sesungguhnya
seorang laki-laki dari kaum muhajirin(salah seorang shahabat Nabi SAW)telah
membaca ayat tersebut setiap dia hendak berbaring di tempat tidurnya.(Pada
suatu malam) ada salah seorang pencuri telah memasuki rumahnya,lantas
mengumpulkan barang-barang apa saja yang terdapat dalam rumah tersebut dan
langsung memanggulnya,sedangkan pemilik rumah tersebut belum tidur.Sesampainya
di depan pintu,maka di dapatinya pintu rumah itu telah terkunci rapat.Maka
pencuri itupun meletakkan barang-barang yang telah dia bungkus dengan kain dari
pundaknya.Kemudian dia berbuat yang demikian itu sebanyak tiga kali,(tetapi
hasilnya sia-sia belaka).Akhirnya si pemilik rumah itupun tertawa sambil
berkata:”Sesungguhnya aku telah membentengi rumahku”.(HR.Baihaqi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar